Part 1 : Fakta yang harus anda ketahui tentang Wawancara Kerja
Berikut adalah fakta-fakta yang harus anda ketahui tentang bagaimana
cara menghadapi wawancara kerja. Fakta-fakta tersebut disertai dengan tips dan saran-saran untuk
mengatasinya.
Tujuan dari Wawancara Kerja adalah untuk mendapatkan
pekerjaan.
Fakta 1. Tujuan interview dari sudut pandang anda
adalah :
- “To sell
yourself”
- Untuk memberikan
anda kesempatan untuk berbagi informasi tentang pencari kerja dan
kebutuhannya, sejarah perusahaan, lingkungan kerja,aktivitas
bisnis, dan rencana masa depan. Barulah kemudian anda bisa
memutuskan, apakah pekerjaan tersebut memang untuk anda.
Dari sudut pandang pencari kerja, melalui wawancara kerja mereka
dapat mempelajari anda dan kemampuan anda, bakat, minat, kepribadian,
pengalaman kerja, pendidikan dan motivasi. Wawancara kerja membantu
pencari kerja dan organisasi untuk menemukan kandidat yang sesuai
dengan kebutuhan mereka.Wawancara pertama adalah proses untuk saling mempelajari
kedua belah pihak dan haruslah merupakan dialog dua arah.
Ingat : Wawancara kerja yang baik memerlukan latihan dan persiapan.
Persiapan akan membangun rasa percaya diri anda, akan membantu anda
lebih santai dan akan membimbing anda dalam mempresentasikan kulifikasi
anda. Hal ini merupakan terjemahan dari SUKSES!!. Wawancara apa pun,
bahkan yang bukan untuk wawancara kerja, adalah sebuah persiapan untuk
wawancara kerja anda selanjutnya.
Apakah resume anda sama pentingnya dengan wawancara kerja?
Fakta 2. Resume membawa kaki anda menuju ke pintu
pencari kerja.Resume membantu anda untuk mengkomunikasikan kualifikasi
yang anda miliki kepada pencari kerja. Tapi, resume hanya digunakan
untuk menyeleksi kandidat-kandidat untuk wawancara kerja. Terkadang,
orang yang mewawancarai anda bahkan belum membaca resume anda dan akan
membacanya untuk pertama kali selama wawancara kerja dilakukan.
Wawancara kerja adalah tentang keberuntungan dan berada ditempat
yang tepat pada saat yang tepat.
Fakta 3. Kadang hal tersebut benar, terutama apabila
anda memiliki jaringan. Wawancara kerja adalah keahlian/skill.
Kesempatan anda sukses dalam wawancara kerja akan meningkat apabila
anda tahu tentang :
Bersiap untuk wawancara kerja :
• Ceritakan tentang kelebihan anda kepada pencari kerja
• Dress for success
• Gunakan kekuatan kepribadian anda
Jika persiapan anda tidak matang, meskipun anda begitu bagus diatas
kertas. Hal tersebut akan menjatuhkan anda. Anda harus meyakinkan
pencari kerja bahwa anda memiliki sesuatu untuk ditawarkan. Semua ini
bukan keberuntungan, tapi persiapan.
Okay, apa yang harus disiapkan untuk menghadapi wawancara kerja?
Fakta 4. Pelajari perusahaan pencari kerja, seperti
sejarah perusahaan, produk dan servis yang dijual, dan lokasi. Cari
data laporan tahunan perusahaan, berita press atau literatur lainnya.
Atau, pergilah ke perpustakaan dan cari materi-materi tersebut. Anda
juga bisa mempelajari perusahaan pencari kerja melalui internet.
Bicaralah dengan calon rekan kerja anda atau dengan orang-orang yang
tahu tentang perusahaan tersebut.
Jadi, saat pe-wawancara menanyai anda tentang pengetahuan yang anda
miliki mengenai perusahaan tersebut (Hal ini selalu ditanyakan oleh
pewawancara), anda akan mengejutkan mereka karena pengetahuan anda,
tanpa harus mengatakan “Aduh, saya tidah tahu”
Pastikan anda mengetahui bagaimana cara untuk sampai ke perusahaan
tersebut dan berapa lama?. Tidak ada alasan untuk terlambat. Tips :
Pergilah ke perusahaan yang bersangkutan dan peroleh informasi yang
bisa anda dapatkan. Anda akan tahu pasti bagaimana cara untuk sampai ke
kantor perusahaan yang bersangkutan – Satu lagi kekhawatiran yang bisa
hilang.
Kenali diri anda. Biasakanlah untuk merasa nyaman membicarakan diri
anda, karir anda dan apa saja yang telah anda raih. Latihanlah di depan
cermin, atau dengan orang lain.
Pikirkan tentang :
• Minat. Pekerjaan seperti apa yang anda inginkan?
• Kemampuan. Keahlian apa yang anda miliki? Keahlian seperti apa yang
anda gunakan untuk pekerjaan yang anda inginkan?
• Nilai-Nilai. Perilaku dasar yang anda harus miliki dalam dunia kerja,
dengan orang lain, dan diri anda sendiri
• Kelebihan dan Kekurangan. Apa kelebihan anda? Kekurangan apa yang
harus dihilangkan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut?
• Mengetahui Cita-cita Anda. Tanyakan diri anda, apa yang ingin anda
lakukan sampai 5 tahun dari sekarang.
• Mengetahui pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh perusahaan kemudian
melatih jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Tips : Apapun pertanyaannya, hubungkan jawabannya dengan
pekerjaan.
Berlatihlah berjabatan tangan untuk bisnis dan bagaimana memperkenalkan
diri anda.
Benarkah bahwa Pewawancara akan menerima anda karena dia
menyukai anda?
Fakta 5. Salah satu alasan kenapa pencari kerja
menerima seseorang adalah karena pewawancara merasa nyaman bersama anda
dan yakin bahwa anda akan diterima oleh karyawan yang lainnya, atau
dengan kata lain, pewawancara menyukai anda. Pewawancara memberi anda
kesempatan untuk menunjukkan kepribadian anda, intelektualitas anda,
bakat dan minat anda.
Apakah dengan memakai pakaian tertentu akan membantu pewawancara
untuk mengingat saya dibanding pelamar lainnya?
Fakta 6. Sekaranglah saatnya untuk membuat pernyataan
tentang fashion. Jangan memakai apapun yang dapat mengalihkan perhatian
pewawancara dari apa yang sedang anda coba katakan.
Berpakaianlah secara konservatif. Beberapa buku mengatakan bahwa
anda sebaiknya berpakaian untuk pekerjaan yang sedang anda kejar. Tapi
anda sebaiknya berpakaian lebih baik dari itu, karena anda tidak datang
untuk bekerja tapi datang untuk wawancara.
Baik pria maupun wanita sebaiknya memakai pakaian berwarna gelap.
Dan jangan lupa hal-hal dibawah ini:
- Pria sebaiknya
tidak memakai anting. Wanita sebaiknya tidak memakai perhiasan
yang terlalu mencolok.
- Baju rapi dan
sepatu mengkilat.
- Jangan memakai
parfum yang baunya terlalu mencolok. Banyak orang yang alergi
terhadap parfum atau cologne.
Apa yang dimaksud dengan screening interview?
Fakta 7. Banyak pencari kerja yang membuat janji
wawancara melalui telepon, tapi mereka juga mungkin akan melakukan
interview awal melalui telepon. Anda dipanggil untuk datang pada
wawancara resmi tergantung pada bagaimana cara anda melakukan wawancara
melalui telepon ini. Bersiaplah, pegang resume anda, informasi perusahaan
ataupun alamat yang anda tuju, kertas dan alat tulis. Jangan biarkan si
pencari kerja menunggu di telepon sementara anda mencari bahan-bahan
tersebut disana sini.
Tips : Ganti mesin penjawab telepon anda ke professional greeting.
(source : Lakeland.com)
Fakta yang harus anda ketahui tentang wawancara kerja.
Artikel ini adalah bagian kedua dari panduan dan trik untuk
menghadapi wawancara kerja. Semoga setelah membaca artikel ini, anda
akan tahu lebih banyak dan akan lebih siap menghadapi wawancara kerja.
Pewawancara akan lebih memperhatikan penampilan dan tindakan
saya dibandingkan dengan apa yang saya katakan.
Fakta 8. Penampilan dan tindakan anda akan menentukan
irama dari wawancara. Resepsionis, sekretaris, dan pewawancara tidak
memiliki waktu yang cukup untuk mengenal anda, jadi penilaian terhadap
karakter, kompetensi dan kemampuan anda didasarkan pada penampilan dan
tindakan anda.
Wawancara kerja anda dimulai begitu anda melangkah masuk :
- Melaporlah
kepada resepsionis. Jangan lupa tersenyum, tampak sopan dan
profesional.
- Duduklah dengan
diam dan sopan. Ambillah koran/majalah seperti Wall Street Journal
bukan People Magazine.
- Sambut
pewawancara dengan nama mereka (Mr., Mrs., Ms.) , dengan senyum
dan jabatan tangan yang hangat.
- Tunggu sampai
pewawancara memulai percakapan.
- Tetaplah berdiri
sampai anda dipersilahkan duduk.
- Biarkan
pewawancara memimpin; memberikan pertanyaan pertama dan memulai
wawancara.
- Gunakan bahasa
tubuh untuk menunjukkan bahwa anda tertarik. Tersenyumlah, berikan
jawaban nonverbal ke pewawancara. Pertahankan tatap mata, yang
merupakan kunci untuk membangun kepercayaan.
- Duduklah dengan
nyaman. Hadapilah pewawancara dengan santai.
- Jangan merokok
atau mengunyah permen karet.
- Gunakan kalimat
lengkap – hindari jawaban dengan satu kata. Jangan gunakan bahasa
gaul ataupun menggumam yang tidak jelas.
- Tunjukkan
antusiasme anda! Serta tunjukkan selera humor anda. Kedua hal
tersebut akan memberikan kesan yang bagus.
Gaji dan benefits adalah penting. Inilah hal pertama yang harus
ditanyakan oleh kandidat.
Fakta 9. Subjek mengenai gaji dan benefits, seperti
asuransi atau tunjangan cuti, sebaiknya tidak dibicarakan sampai
perusahaan menunjukkan minat kepada anda, yang biasanya dilakukan pada
wawancara kedua. Tentu saja akan ada pertanyaan tentang berapa banyak
yang anda harapkan, apabila anda belum mencantumkan gaji yang anda
harapkan didalam CV. Namun, apabila pewawancara memberikan pertanyaan
seperti itu, pada saat wawancara pertama, cobalah untuk menundanya
sampai anda tahu banyak tentang posisi yang ditawarkan.
Jika tiba saatnya untuk membicarakan gaji, bersiaplah untuk
memberikan jumlah yang anda pikir paling pantas untuk anda.
Realistislah. Perhitungkan bahwa gaji bervariasi tergantung pada
wilayah, ukuran perusahaan dan kualifikasi anda. Meminta gaji yang
terlalu kecil akan merusak kesempatan anda, begitu juga apabila anda
meminta terlalu besar. Disamping itu, gaji bukanlan pertimbangan yang
paling utama.
Caritahulah, berapa range gaji di perusahaan tersebut sebelum anda
melakukan wawancara kerja. Konsultasikan dengan orang-orang yang anda
anggap pantas untuk dimintai pendapat.
Bagaimana saya mempersiapkan diri untuk pertanyaan yang belum
pernah saya dengar sebelumnya? Apa panduannya?
Fakta 10. Latihan. Jangan asal memberikan jawaban.
Yang harus anda lakukan :
- Berpikirlah
sebentar untuk menentukan jawaban yang cocok. Dengarkan
pertanyaannya dengan seksama. Jangan memikirkan jawaban anda pada
saat pewawancara masih berbicara.
- Tawarkan diri
anda! Tunjukkan kelebihan anda yang akan sangat berguna bagi
perusahaan tersebut.
- Fokus pada
pengalaman kerja, kursus atau kualifikasi pribadi yang akan
memberikan nilai tambah pada pekerjaan tersebut.
- Tawarkan
sesuatu. Bicarakan bahwa anda akan memberikan kontribusi yang
besar kepada organisasi. Yakinkan bahwa anda dapat menyelesaikan
masalah dan memenuhi tuntutan perusahaan.
- Bersikap
tegaslah. Ini berarti bukan agresif, tapi yakin akan kemampuan
anda.
- Jangan
mengkritik. Jangan menjatuhkan perusahaan sebelumnya, atasan di
perusahaan terdahulu atau teman kerja. Hal ini hanya akan
memberikan nilai negatif kepada anda.
- Jujurlah apabila
ada hal yang belum pernah anda kerjakan sebelumnya. Tapi, jangan
meminta maaf dan fokuslah pada atribut yang anda miliki.
Saya tidak tahu apa yang harus saya tanyakan ketika pewawancara
menanyakan saya “Apakah anda punya pertanyaan?”
Fakta 11.Apakah anda ingin wawancara tersebut cepat
berakhir? Jangan menanyakan hal yang berhubungan dengan pekerjaan yang
ditawarkan. Perhatikan bahwa wawancara adalah komunikasi dua arah.
Jangan tanyakan apapun yang bisa memberi kesan bahwa anda tidak
tertarik dan kurang inisiatif.
Satu langkah dalam wawancara kerja adalah saat pewawancara
menanyakan kepada kandidatnya, apakah dia akan cocok dengan perusahaan
tersebut. Sebaliknya, bersiaplah untuk bertanya kepada pewawancara
bahwa apakah perusahaan akan cocok dengan anda. Sekaranglah saatnya
bagi anda untuk bertanya.
Pertanyaan-pertanyaan yang bisa anda tanyakan :
- Bisakah anda
mendeskripsikan kandidat yang cocok untuk posisi ini?
- Kapan anda bisa
mengambil keputusan ?
- Apakah ada
lowongan baru atau mengapa posisi ini ditawarkan/kosong ?
- Bagaimana gaya
manajemen pimpinan ?
- Apakah
perusahaan menyediakan pendidikan berkelanjutan ?
- Apakah ada
evaluasi regular terhadap performance karyawan ?
- Apakah ada
periode pelatihan ? dan oleh siapa ?
- Apakah banyak
pegawai yang masih bertahan di perusahaan ini ?
Bagaimana dengan pertanyaan ilegal ? Bagaimana saya
mempertahankan privacy tanpa harus kehilangan kesempatan untuk
mendapatkan pekerjaan tersebut ?
Fakta 12.Putuskan sebelumnya tentang seberapa
sensitifkah anda terhadap pertanyaan seperti itu. Buatlah daftar
pertanyaan seperti itu yang mungkin timbul ?.Latihlah beberapa cara
untuk menjawabnya .
Kebanyakan wawancara adalah sama, betulkah itu ?
Fakta 13. Kebanyakan pewawancara mengikuti format
tertentu.
Tahapan pertama adalah Breaking the Ice, saat percakapan kecil mungkin
terjadi.
Tahapan kedua adalah memberikan pertanyaan/memverifikasi informasi,
dimana pewawancara akan menanyakan kandidat mengenai
informasi-informasi yang berkaitan dengan posisi yang ditawarkan dan
memverifikasi semua informasi yang kurang jelas didalam resume.
Tahapan ketiga adalah menjawab pertanyaan. Dan tahapan keempat adalah
Menutup wawancara.
Apakah perilaku yang mendasari wawancara kerja?
Fakta 14. Terdapat dasar pemikiran bahwa cara terbaik
untuk memprediksikan perilaku masa depan adalah dengan melihat perilaku
masa lalu. Cara wawancara seperti ini paling sering digunakan.
Pewawancara akan mulai memberikan pertanyaan spesifik yang fokus pada
contoh dan hasil dari tindakan anda dimasa lalu.
Pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah “Bagaimana anda
menghadapi costumer yang sedang marah ?” Secara umum, kandidat akan
menjawab “ Saya akan dengan sopan meminta mereka untuk membicarakan
permasalahannya dan kemudian menawarkan bantuan”. Jawaban ini secara
teori memang enak didengar, tapi tidak menunjukkan tindakan aktual yang
akan anda lakukan. Pewawancara akan menggunakan pertanyaan yang lebih
spesifik, seperti “Tolong berikan contoh tindakan yang spesifik yang
pernah anda ambil. Apa masalahnya dan bagaimana hasilnya?”.
Pewawancara mencari contoh dan hasil konkrit dari tindakan anda dimasa
lalu. Pewawancara sebenarnya ingin mengetahui sifat anda yang
sebenarnya dalam menghadapi situasi seperti yang dicontohkan.
Sifat-sifat yang ingin dilihat oleh pewawancara adalah Inisiatif, Bisa
membuat keputusan, Bisa berinteraksi dengan orang lain, Kemampuan untuk
memimpin, Keahlian manajemen, Keahlian komunikasi, Keahlian berorganisasi,
Kemampuan memecahkan masalah, dan teamwok.
Persiapan wawancara anda sebaiknya mengikutsertakan sifat-sifat
tersebut. Buatlah deskripsi dan contoh kejadian dari semua sifat
tersebut diatas. Pastikan bahwa semua cerita memiliki pembukaan,
pertengahan, dan penutupan. Kotakkan jawaban anda kedalam tiga langkah
proses yaitu :
• Situasi
• Tindakan anda
• Hasil atau penyelesaian masalah.
Bagaimana saya mengetahui bahwa wawancara kerja tersebut sudah
berakhir?
Fakta 15. Rata-rata, wawancara dilakukan selama 30
sampai 45 menit. Setelah kandidat memperoleh jawaban atas
pertanyaannya, pewawancara akan menutup wawancara tersebut. Inilah
saatnya bagi anda untuk mengakhiri presentasi tentang diri anda, dengan
catatan yang positif.
Kalau memang anda tertarik, katakan hal tersebut kepada pewawancara.
Tanyakan kapan keputusan akan dibuat dan jika terjadi, kapan anda bisa
memfollow up melalui telepon. Pastikan bahwa pewawancara mengetahui
dengan pasti bagaimana menghubungi anda. Berterima kasihlah atas waktu
dan pertimbangan pewawancara. Jabatlah tangan pewawancara dan
tersenyumlah sebelum meninggalkan ruangan.
Yang bisa saya lakukan hanyalah menunggu kabar dari perusahaan
tersebut, apakah saya yang terpilih untuk posisi tersebut, betulkah ?
Fakta 16. Menunggu bukanlah strategi yang bagus. Dalam
waktu 24 jam dari sejak anda diwawancara, tulislah surat yang
menyatakan rasa terima kasih anda (bukan dengan tulisan tangan) kepada
pewawancara. Pastikan anda mengeja nama pewawancara dengan benar.
Tekankan bahwa anda sangat tertarik pada posisi yang ditawarkan dan
bahwa anda merasa bahwa anda adalah kandidat yang ideal untuk posisi
tersebut. Jika anda belum mendapat kabar apa pun, telepon perusahaan
tersebut (hanya sekali saja) dan tanyakan apakah keputusan sudah dibuat
atau belum.
Kesimpulan :
Jangan menyerah apabila anda diwawancarai dan tidak menerima penawaran
kerja. Kompetisi dalam dunia kerja saat ini sangatlah besar. Anda sudah
menjadi pemenang. Walaupun hanya sebuah wawancara kerja, itu berari
anda sudah melakukan sesuatu yang benar karena anda mendapat panggilan
diantara banyak pelamar. Rasa kecewa selama masa pencarian kerja adalah
biasa. Analisa lebih lanjut penampilan anda dalam melakukan wawancara
kerja. Apa yang bisa anda perbaiki? Apa hal lebih baik yang anda bisa
lakukan untuk wawancara berikutnya? Cobalah belajar dari kesalahan anda
dimasa lalu.
Penolakan adalah bagian dari pencarian kerja. Kuncinya adalah anda mau
belajar dari proses yang sedang anda jalani. Katakan pada diri anda
sendiri bahwa apabila anda tidak mendapatkan sebuah pekerjaan, itu
berarti bahwa ada pekerjaan yang lebih baik yang sedang menunggu anda.
Ingatlah bahwa sebuah wawancara kerja adalah persiapan untuk menghadapi
wawancara kerja berikutnya. Dan apabila anda memberikan kesan yang bagus,
maka tidak menutup kemungkinan anda akan dipanggil lagi apabila ada
kesempatan kerja yang lain di perusahaan tersebut.
By : agung_marine@yahoo.com
Editor : web administrator
|
|
|
|
|
0 komentar :
Posting Komentar