Jagalah Kesehatan Mental Anda

Jagalah Kesehatan Mental Anda




Untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia ( World Mental Health ), yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2007, PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) dan IPK (Ikatan Psikologi Klinis) Surabaya mengadakan rangkaian acara kegiatan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mental. Salah satunya adalah kegiatan sosialisasi di pintu masuk Tunjungan Plasa I Surabaya.
Acara yang dihadiri oleh para psikolog, dokter dan profesor ahli kejiwaan itu mempunyai misi untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan mental, melalui pembagian brosur, pemasangan banner dan tanya jawab seputar kesehatan mental.
Kesehatan Mental yang Baik, Apa Itu?
Mempunyai kesehatan mental yang baik berarti mempunyai perasaan positif tentang diri sendiri, mampu menyelesaikan masalah dan tekanan hidup sehari-hari, dan bisa membentuk dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Selama ini kita sudah memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik. Tapi menjaga kesehatan mental juga sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kenyataannya, kesehatan mental yang buruk akan mengakibatkan kesehatan fisik yang buruk pula.
Siapa yang bisa terganggu kesehatan mentalnya?
Siapapun dapat terganggu kesehatan mentalnya. Sesuatu terkadang diluar dugaan banyak orang. Paling tidak, satu dari lima orang dalam satu populasi terganggu kesehatan mentalnya. Mungkin saja atau kita.
Jika kita mendengar kata kesehatan mental yang terganggu, kita sering buru-buru menghubungkan dengan kondisi mental tertentu, misalnya: depresi berat atau skizofrenia (”hilang ingatan atau gila”). Padahal kesehatan mental juga mencakup kondisi yang kita semua bisa mengalaminya, seperti stres, kecemasan, atau perasaan tertekan.
Ketika stres berubah menjadi distres
Stres dalam intensitas tertentu malah baik dan positif, membuat kita berkembang. Tetapi bila berlebihan akan buruk dampaknya pada kesehatan mental maupun fisik. Kondisi ini bila anda:
  • •  Merasa cemas dan khawatir berlebihan dalam menghadapi masalah
  • •  Ada perubahan nyata dalam pola tidur atau pola makan (berlebihan atau kurang)
  • •  Mudah tersinggung atau marah oleh sebab sepele
  • •  Sulit konsentrasi atau sulit membuat keputusan
  • •  Hal ini menandakan stres berubah menjadi distres (penderitaan).
Anda dapat melakukan langkah-langkah tertentu untuk mengatasinya. Kita cenderung beranggapan bahwa kesehatan mental adalah sesuatu yang berkaitan dengan kondisi dimana kita tidak bisa mengkontrol diri atau penanda kelemahan kepribadian. Persepsi tersebut tidak benar. Kita dapat melakukan sesuatu untuk membetulkan anggapan tersebut dan melindungi kesehatan mental kita.
  1. Tetap aktif:
    olah raga teratur dan menjaga kebersihan serta penampilan diri dapat membantu anda mempunyai perasaan positif.
  2. Melibatkan diri dalam kelompok:
    ikut dalam kegiatan atau klub, bertemu teman atau handai tolan secara teratur dalam suasana menyenangkan dan suportif, mempunyai sahabat tempat saling bercerita, ikut kursus-kursus, atau mempelajari hal baru yang anda sukai.
  3. Menerima diri sendiri:
    kita semua unik dan berbeda satu sama lain, dan tidak ada manusia sempurna. Semua orang mempunyai kelemahan seperti halnya kelebihan. Terimalah dan cintai diri sendiri secara wajar.
  4. Relaks:
    terlalu banyak kegiatan malah akan membuat anda merasa tertekan. Luangkan waktu untuk bersantai dan beristirahat. Penting juga untuk bisa tidur malam dengan baik, yang akan membantu meredakan stres. Tidur yang baik dan teratur merupakan penyegara pikiran. Tak lupa, lakukan hobi yang bisa membuat anda merasa nyaman serta relaks.
  5. Menghindari alkohol dan narkoba:
    Ini malah akan memperburuk kondisi anda.
  6. Makan secara sehat dan teratur:
    Ini akan membantu anda merasa lebih baik dan memberi lebih banyak energi.
  7. Mendekatkan diri pada Tuhan:
    Anda akan merasa ada sesuatu kekuatan yag akan menolong dan harapan untuk menjadi lebih baik serta mendapat ketenangan.
  8. Kenali gejala kesehatan mental yang terganggu:
    Mempunyai kesehatan mental yang baik berarti mampu mengatasi tekanan hidup sehari-hari. Bila anda merasa tidak mampu mengatasi, atau malah mengatasi dengan alkohol dan narkoba (napza), anda mungkin mempunyai masalah yang memerlukan bantuan orang lain.
  9. Mencari bantuan:
    Bila anda sakit secara fisik, maka anda akan berkonsultasi pada dokter. Begitu pula dengan kesehatan mental anda. Jangan merasa malu atau ragu untuk mencari pemecahan masalah kesehatan mental anda pada ahlinya (konselor, psikolog klinis, psikiater).
Kenyataan mengenai kehidupan
Mempunyai masalah kesehatan mental tak ubahnya dengan masalah kesehatan fisik. Sangat penting untuk mengenali gejala-gejala, menemukan cara untuk mengatasinya, dan melakukan langkah-langkah untuk melindungi diri dari berulangnya masalah dengan menjaga kesehatan mental anda.
Mengabaikan masalah kesehatan mental pada diri sendiri atau orang lain, tidak akan membuat hal itu akan berlalu dengan sendirinya. Kenyataannya, perlahan atau cepat akan membuat keadaan bertambah buruk, paling tidak menurnkan kualitas hidup.
Menderita gangguan kesehatan mental tidak usah takut atau malu. Hal itu wajar, sama halnya anda menderita sakit fisik. Bila anda merasa mempunyai masalah, terbukalah dan bicarakan dengan orang yang anda percayai. Hal itu bukan pertanda kelemahan pribadi. Bila anda melihat gejala tersebut pada orang lain, dorong orang tersebut untuk membicarakannya.
Bicarakan masalah anda pada orang yang anda percayai: teman dekat, keluarga, atau konselor, psikolog dan psikiater.
Dipersembahkan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Surabaya
Edited by :
Ike Dwiastuti (ike_sac@its.ac.id)
Bagian Psikologi & Konseling SAC – ITS

Buka setiap hari Senin – Jumat, jam 09.00 – 16.00

 
Semua itu tergantung Pilihan¹Dan Niat Masing Masing»¥c

0 komentar :

Posting Komentar

REASON MONOTON
Copyright@2013: clip4g.blogspot.com.com
Share
Like

Copyright © 2012 by Game Di Dong